Sabtu, 27 Februari 2016

Move On


Setelah patah hati karena foto mesra Akanishi Jin, aku menjalani hari-hariku dengan santai, tak terburu-buru untuk menemukan pengganti. Kutonton dorama-dorama baru dengan perasaan netral, meski di dalamnya ada lelaki-lelaki Jepang yang tampan, seperti Shun Oguri, Kamenashi Kazuya, Yamashita Tomohisa, Miura Haruma, dan yang agak muda-muda seperti Yamada Ryosuke, atau Kamiki Ryunosuke. Santai saja, toh apa bedanya aku menemukan pengganti atau tidak, aku juga tak akan pernah memiliki mereka, kan?

Tapi satu hal yang pasti, setelah tragedi penemuan foto itu, aku mendapatkan sebuah pelajaran yang berharga, yaitu: jangan pernah mengumpulkan foto-foto lelaki tampan lagi, karena mungkin saja aku akan menemukan foto mereka dengan pose sensual seperti milik Akanishi Jin. Jika aku jatuh cinta pada another Japanese man, cukuplah aku menyimpan bayangan wajahnya di hatiku, tanpa harus googling sana sini untuk mendapatkan foto-fotonya.


Jumat, 26 Februari 2016

Literally Love at First Sight

Waktu itu tahun 2009, saat aku pertama kali melihatnya, dan seketika itu pula aku jatuh cinta padanya. It was love at first sight. Sungguh-sunnguh cinta pada pandangan pertama.

Aku malu menatapnya lama-lama, tapi mataku selalu kembali memandangnya, lagi, lagi, dan lagi. I could not take my eyes away from him.

Dia terlalu tampan, terlalu manis, terlalu cepat mencuri hatiku... hingga aku menjadi seperti orang yang mendadak gila. Aku mencari tahu segala hal tentangnya, aku mati-matian mengumpulkan foto-fotonya, dan aku tak henti-hentinya menatap lekat-lekat wajah tampannya. Seperti seorang stalker ya?

Hari-hariku menjadi indah setelah aku menemukannya (meski hanya menemukannya dan tak pernah memilikinya), setidaknya itu yang kurasakan saat melihat foto-fotonya, video-videonya, dan mendengarkan lagu-lagunya... 

Dia adalah kekasih khayalanku. Dia adalah lelaki tampanku. Dia adalah cinta pertamaku. Hingga tibalah suatu hari yang amat buruk bagiku. Aku menemukan foto-fotonya bersama seorang wanita.

Foto-foto itu tak akan cukup parah melukai hatiku jika hanya foto-foto dengan pose biasa. Namun foto-foto itu membuat hatiku hancur sehancur-hancurnya, karena dia berpose mesra dengan seorang wanita di atas ranjang dan tanpa busana. Seperti seorang kekasih yang dikhianati, aku menangis sejadi-jadinya. Aku terluka. Aku kecewa. Aku merana. 

Lalu, kuputuskan untuk melupakannya. Kubuang semua foto-fotonya, kuhapus semua video-videonya, dan tak lagi kupandang wajah tampannya, karena bagiku, wajah itu menjadi wajah yang memuakkan...

Sayounara Akanishi Jin, my first love...


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Serius amat bacanya? :-D
Ini kan cuma ungkapan hati seorang penggemar yang patah hati....

(Ceileh patah hati, pernah ketemu aja, enggak.)

Tapi sumpah lho, rasanya waktu itu sakitnya kayak orang patah hati, trus jadi ilfeel gitu sama Akanishi. Sempet bad mood juga selama beberapa hari cuma gara-gara foto itu, bener-bener kayak liat pacar sendiri yg bermesraan sama wanita lain, hahaha... 😂😂😂
Baka.

Tapi setelah itu aku move on, gak lagi cari tau tentang dia, gak peduli lagi kalo ada berita terbaru tentang dia.

Lagian, ngapain harus sedih lama-lama, toh dia juga cuma seorang artis, aku mah apa atuh? Suka-suka dia lah mau foto kayak apa, ya kan?
Dan point terpentingnya, dia bukan satu-satunya lelaki tampan di Jepang, hahaha... 

Moved on dari Akanishi Jin, aku pun jatuh cinta pada lelaki tampan lain, namun kali ini kisahnya berbeda... ♡♡♡